Kelebihan Homeschooling Dibandingkan Sekolah Formal

Kelebihan Homeschooling Dibandingkan Sekolah Formal

Kelebihan Homeschooling Dibandingkan Sekolah Formal

Dibandingkan sekolah formal sebenarnya apa saja ? Meskipun konsep homeschooling atau sekolah rumah ini sudah lama ada namun masih banyak masyarakat yang belum memahami betul makna dan cakupannya. Bahkan tak sedikit orang yang salah mengartikan homeschooling sehingga kemudian muncul lembaga-lembaga pendidikan yang menyelenggarakan homeschooling.

Perkembangan homeschooling di Indonesia sebenarnya termasuk lamban, meskipun pada sekitar tahun 2005 sempat populer. Namun konsep ini umumnya lebih dikenal di kalangan keluarga di kota besar yang memang lebih terbuka terhadap akses informasinya.

Sejarah Lahirnya Konsep Homeschooling

Sebelum membahas tentang berbagai kelebihan homeschooling dan membandingkan konsep sekolah rumah dengan sekolah formal ada baiknya Anda mengetahui sejarah lahirnya konsep pendidikan yang unik ini. Lihat juga manfaat homeschooling.

kelebihan homeschooling

Konsep homeschooling yang dicetuskan pertama kali oleh John Caldwell Holt pada dasarnya merupakan kritik terhadap sistem persekolahan yang dianggap justru mengekang pemikiran anak. John Caldwell Holt adalah seorang guru yang juga penulis di Amerika Serikat. Dia merasa prihatin terhadap sistem pendidikan di tempatnya mengajar yang dianggapnya tidak kondusif untuk kemajuan anak.

Berangkat dari keprihatinannya itulah Holt mengembangkan konsep yang kemudian dikenal dengan istilah homeschooling pada tahun 1960-an. Dalam konsep ini, Holt ingin memberikan kebebasan dalam pendidikan dengan berlandaskan pada pemikiran untuk membebaskan anak dari cara berpikir instruktif seperti yang selama ini diajarkan dan dikembangkan dalam sekolah.

Menurut keyakinan Holt, anak-anak tidak boleh dipaksa dalam belajar karena justru akan membuat anak tidak berminat. Sebaliknya anak perlu diberi kebebasan untuk mengikuti kepentingan mereka sendiri. Dengan kebebasan inilah anak akan melakukannya sendiri secara alami dengan berbagai macam sarana dan sumber belajar yang ada.

Dengan lingkungan belajar yang luas dan menarik, menurut Holt, malah bisa mendorong anak agar siap untuk belajar. Awalnya, konsep Holt ini dianggap aneh dan menyalahi aturan yang ada. Namun dalam perkembangannya, konsep homeschooling terus berkembang tak hanya di Amerika namun juga sampai ke negara-negara Eropa.

Sejak Holt mencetuskan perlawanan terhadap sekolah formal, sejumlah ahli dan filosof pun banyak yang mengkritisi sistem persekolahan yang justru dianggap mengekang potensi dan bakat anak. Tak sedikit pula psikolog yang kemudian melahirkan konsep baru tentang bakat dan potensi manusia, seperti konsep multiple inteligence yang dicetuskan oleh Howard Gardner.

Kelebihan Homeschooling Dibandingkan Sekolah Formal

Setelah mengetahui dasar pemikiran konsep sekolah rumah, yuk sekarang kita mengulas berbagai kelebihan homeschooling dibandingkan sekolah formal, yang meliputi:

Dalam homeschooling, orang tua bisa menyusun kurikulum dan memilih materi pelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan atau potensi anak. Dengan kebebasan ini anak tidak perlu dipaksa untuk mengikuti begitu banyak pelajaran seperti yang umumnya dialami anak di sekolah formal.

Orang tua juga bisa menyesuaikan waktu belajar maupun gaya pengajaran yang diberikan sesuai kebutuhan. Tidak seperti sekolah formal yang harus masuk pukul 07.00 pagi hingga siang atau sore. Dengan cara ini anak tidak perlu diforsir dengan begitu padatnya pelajaran yang belum tentu bermanfaat atau sesuai dengan kebutuhan anak-anak.

Potensi, bakat, dan kemampuan anak akan lebih dapat dipantau dibandingkan sekolah formal yang menganut sistem klasikal. Pengajaran klasikal cenderung menyamaratakan potensi dan kemampuan anak sehingga bisa dianggap mengebiri atau malah membunuh potensi dan bakat anak.

Peran orang tua dalam homeschooling berfungsi ganda, baik sebagai guru, pendidik, orangtua, maupun sebagai sahabat. Bandingkan dengan sekolah formal dimana guru cenderung hanya bertugas menyampaikan pelajaran dan bukan sebagai pendidik seperti halnya orang tua terhadap anaknya.

Dalam homeschooling, anak lebih steril dan bebas dari tekanan teman sebaya seperti sering terjadi di sekolah formal. Mungkin pengaruh teman sebaya tidak masuk dalam kurikulum sekolah namun pengaruhnya cukup besar terhadap mentalitas dan kepribadian anak-anak.

Sebenarnya masih banyak hal yang bisa dibandingkan antara konsep homeschooling dengan sekolah formal. Namun dengan beberapa kelebihan homeschooling dibandingkan sekolah formal ini setidaknya bisa menambah wawasan Anda tentang konsep sekolah rumah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *