bimbingan belajar

Metode Belajar yang Biasa Diterapkan di Les Privat

Metode Belajar yang Biasa Diterapkan di Les Privat

Saat ini, perkembangan informasi dan teknologi melaju dengan begitu cepat. Mau tak mau dan suka tidak suka, setiap siswa wajib mengikuti perkembangan informasi tersebut jika tidak ingin ketinggalan dan digerus zaman. Untuk memenuhi tuntutan ini, selain mengikuti pembelajaran di sekolah, banyak siswa yang mengikuti bimbingan belajar, salah satunya les privat.…

Homeschooling SMA

Ujian Nasional menjadi momen yang sangat menentukan bagi siswa sekolah. Khusus untuk siswa tingkat SMA, kelulusan ujian nasional sangat penting karena menjadi sekaligus penentu masa depan siswa. Pilihan pembelajaran dengan sistem Homeschooling  akan menjadi salah satu pilihan yang tepat dalam membantu siswa menghadapi level pembelajaran tingkat atas. Siswa mendapat bimbingan belajar secara intensif  dalam pemahaman pembelajaran. Selain itu, homeschooling juga menyediakan keleluasaan waktu bagi orang tua, siswa maupun guru untuk menggali lebih dalam potensi anak.

Siswa tak hanya dibekali dengan ilmu pengetahuan mata pelajaran saja, tapi bisa dibekali dengan ilmu-ilmu kecakapan praktis, seperti menulis, menggambar, wirausaha, dan lain sebagainya. Bekal ini penting diperoleh siswa, agar mereka bisa memiliki arah pandang untuk melanjutkan studinya. Jika tetap melanjutkan studi,maka mereka bisa memilih sekolah tinggi atau universitas yang dituju. Namun, jikalau mereka lebih memilih mengembangkan bakat atau minat dengan bekerja, maka siswa juga setidaknya sudah mendapat bekal ilmu kecakapan praktis di homeschooling dari praktek maupun observasi.

Adapun untuk homeschooling jenjang SMA, siswa bisa memilih kelas IPA atau IPS untuk studinya di tingkat atas ini. Mata pelajaran yang difokuskan untuk Ujian Nasional antara lain Matematika, Bahasa Indoesia, Bahasa Inggris dan Mata pelajaran peminatan.

Homeschooling Mayantara memberi kemudahan kepada siswa dengan memfasilitasi siswa bisa belajar di kelas online, privat, maupun berkelompok. Orang tua dan siswa juga bisa mengatur waktu pembelajaran yang diinginkan, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing siswa. Hal positifnya yakni  orang tua memiliki sinergi lebih banyak untuk merencanakan program pembelajaran anak serta pengarahan bakat/minat anak.