Homeschooling Anak Berkebutuhan Khusus, Pentingkah?

Homeschooling Anak Berkebutuhan Khusus, Pentingkah?

Homeschooling Anak Berkebutuhan Khusus, Pentingkah?

Pentingkah (ABK) dan bagaimana pula model pembelajaran yang terbaik untuk ABK? Pertanyaan semcam ini kerap dilontarkan para orang tua yang memiliki anak dengan kebutuhan khusus. Pada postingaan kali ini akan diulas model homeschooling untuk anak yang membutuhkan perhatian lebih ini.

Secara umum anak berkebutuhan khusus (ABK) merupakan dengan kondiosi yang tidak lumrah dibandingkan anak kebanyakan lainnya sehingga membutuhkan pelayanan dan perhatian khusus. Anak berkebutuhan khusus atau ABK kadang juga disebut anak luar biasa atau ALB. ABK atau ALB ini terlihat berbeda dibandingkan anak normal, baik secara fisik, psikologis, social, ataupun kognitif, yang mengalami hambatan dalam mengoptimalkan potensinya.

ABK atau ALB ini antara lain adalah mereka yang tidak bisa melihat, tidak bisa mendengar, cacat tubuh, mempunyai gangguan bicara, gangguan emosional, ataupun retardasi mental. Selain itu anak-anak yang yang memiliki bakat di atas rata-rata atau memiliki intelegensi tinggi juga bisa masuk dalam kategori sebagai anak ABK atau ALB yang membutuhkan penanganan khusus.

homeschooling anak berkebutuhan khusus

Banyak hal yang mendefinisikan ABK ataupun ALB dalam pengertian yang senada. Anak yang masuk dalam kelompok tidak normal ini harus mendapatkan perlakuan yang berbeda dibandingkan anak normal lainnya. Hal ini agar kemampuan sensorik, perilaku sosial dan emosional, fisik dan neuromaskular, kemampuan berkomunikasi, ataupun potensi lainnya dari anak-anak ABK atau ALB ini dapat berkembang dengan baik.

Perlukah Homeschooling untuk Anak Berkebutuhan Khusus?

Lantas, perlukah menyediakan homeschooling untuk anak berkebutuhan khusus? Anak-anak dengan kondisi khusus umumnya akan mengalami kesulitan untuk mengikuti pelajarab di sekolah formal. Baik anak dengan tingkat kecerdasan di bawah normal maupun yang di atas normal sama-sama akan menghadapi banyak kendala jika bersekolah di sekolah formal.

Namun sebaliknya, meskipun homeschooling dilaksanakan dengan berpusat di rumah di mana orang tua yang langsung bertanggung jawab, namun menangani anak berkebutuhan khusus atau ABK bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan keahlian dan ketrampilan khusus untuk mendampingi anak-anak ABK. Apakah orang tua mampu mendidik sendiri ABK tanpa keahlian tertentu?

Karena itulah sejumlah ahli menekankan pentingnya orang tua mempersiapkan diri jika ingin menyelenggarakan homeschooling untuk anak-anaknya yang memiliki kebutuhan khusus. Kompetensi orangtua harus ditingkatkan, khususnya dalam kebutuhan maupun gaya belajar setiap anak-anaknya sehingga dapat memberikan pendampingan secara optimal.

Homeschooling yang dilaksanakan untuk anak berkebutuhan khusus terlebih dahulu juga harus memperhatikan, memahami, dan mempelajari sprektum anak-anaknya secara lebih mendalam. Dengan pemahaman yang baik, maka orang tua bisa memahami stimulus apa saja dan model kurikulum seperti apa yang dibutuhkan untuk anak-anaknya.

Manfaat Homeschooling untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Nah, dengan memperhatikan berbagai hal di atas, tampaknya homeschooling yang diselenggarakan untuk anak berkebutuhan khusus akan memiliki lebih banyak manfaat, yaitu meliputi:

Kecepatan Belajar Sesuai Kemampuan Anak

Dengan metode belajar homeschooling yang sangat fleksibel, maka anak berkebutuhan khusus tidak akan mengalami kesulitan. Mereka bisa belajar sesuai kemampuan mereka sehingga akan lebih efektif.

Jadwal Belajar Lebih Fleksibel

Anak berkebutuhan khusus umumnya mempunyai jadwal khusus untuk melaksanakan terapi atau pengobatan. Karena itulah jadwal belajar saat homeschooling bisa disesuaikan dengan jadwal pengobatan sehingga bisa saling melengkapi untuk kebaikan anak.

Belajar Lebih Fokus karena Lebih Personal

Tak sedikit kasus anak berkebutuhan khusus yang justru mampu berkembang potensinya dengan metode belajar yang bersifat personal ketimbang klasikal ataupun kelompok. Karena itulah model pembelajaran dalam homeschooling untuk anak berkebutuhan khusus akan lebih efektif karena berlangsung personal, baik dengan orang tua ataupun tentor khusus yang didatangkan ke rumah.

Meminimalisir Gangguan Lingkungan

Model klasifikasi homeschooling tunggal di rumah dengan lingkungan belajar yang nyaman akan sangat ideal untuk ABK. Dengan lingkungan yang dikondisikan bebas dari ggangguan akan membuat anak-anak berkebutuhan khusus lebih nyaman dan tenang dalam belajar dan mengembangkan potensinya.

Demikianlah berbagai manfaat dan pentingnya homeschooling anak berkebutuhan khusus yang semoga berguna untuk Anda utamanya yang memiliki anak yang membutuhkan perhatian khusus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *