Berapa Sih Batasan Usia Homeschooling?

Berapa Sih Batasan Usia Homeschooling?

Berapa Sih Batasan Usia Homeschooling?

Idealnya, berapa sih batas ? Apakah ada perbedaan bentuk belajaran homeschooling pada masing-masing usia? Bagaimana pula bentuk kegiatan belajar dalam homeschooling untuk masing-masing tahapan usia tersebut? Itulah sejumlah pertanyaan yang sering dilontarkan masyarakat tentang penyelenggaraan homeschooling.

Homeschooling atau sekolah mandiri di rumah umumnya diselenggarakan oleh keluarga dengan berbagai alasan dan latar belakang. Konsep belajar di rumah ini juga kerap dibandingkan dengan sekolah formal yang dianggap tidak memberikan tempat yang layak terhadap keunikan masing-masing anak.

Sebagai pendidikan yang berorientasi pada keunikan anak, bentuk homeschooling sangat beragam bentuknya. Setiap keluarga yang menyelenggarakan pendidikan di rumah ini memiliki filosofi yang kemudian dirumuskan dalam kurikulum yang berlainan sesuai kebutuhan masing-masing anaknya.

Pada Usia Berapa Anak Perlu Homeschooling?

Persoalannya, pada usia berapa sih anak perlu homeschooling? Pada dasarnya pendidikan adalah proses yang berlangsung seumur hidup, dari sejak lahir hingga liang lahat. Dengan memahami homeschooling sebagai konsep yang fleksibel, maka kapanpun orang tua bisa menerapkan sekolah rumah pada anak-anaknya.

usia homeschooling

Montessori, seorang filosof ternama membagi perkembangan anak dalam beberapa periode. Seperti dikutip dari theasianparent.com, berikut ini periode sensitif anak yang perlu dipahami orang tua agar anak bisa berkembang secara optimal.

Periode Lahir – 3 tahun

Pada tahap ini pikiran anak bisa dapat menyerap pengalaman-pengalaman sensoris dari lingkungannya

Periode Usia 1,5 tahun – 3 tahun

Pada periode ini, kemampuan bahasa anak mulai tumbuh dan berkembang

Periode Usia 1,5 tahun – 4 tahun

Pada tahap ini, anak mengalami perkembangan koordinasi dan perkembangan otot dan juga tumbuhnya minat anak terhadap benda-benda kecil

Periode Usia 2 tahun – 4 tahun

Pada usia ini gerakan tubuh dan fisik anak semakin kuat, begitu minat anak yang semakin tinggi terhadap hal-hal tentang kebenaran dan realita, serta mulai tumbuhnya kesadaran terhadap urutan waktu dan ruang.

Periode Usia 2,5 tahun – 6 tahun

Pada tahap ini kemampuan sensoris anak akan semakin kuat

Periode Usia 3 tahun – 6 tahun

Periode ini anak senang melakukan peniruan sehingga cukup rawan terhadap pengaruh orang dewasa yang ada di sekitarnya.

Periode Usia 3,5 tahun – 4,5 tahun

Pada usia ini, anak mulai senang menulis yang ditandai dengan meningkatnya ketrampilan anak dalam menulis

Periode Usia 4 tahun – 4,5 tahun

Kepekaan indera anak pada periode ini meningkat tajam

Periode Usia 4,5 tahun – 5,5 tahun

Pada usia ini kemampuan membaca anak juga meningkat

Dengan mengetahui tahapan sensitif dalam perkembangan anak, peran orang tua homeschooling bisa menyesuaikan dengan apa yang mesti dilakukan dalam kegiatan pendidikan anak usia dini di rumah.

Pengelompokan Usia Homeschooling

Sebagai kegiatan sadar yang dilakukan untuk mengoptimalkan potensi anak, secara umum pengelompokan usia homeschooling bisa diterapkan dalam beberapa bagian, yaitu:

Homeschooling Usia Dini

Homeschooling ini bisa dilaksanakan orang tua terhadap anaknya dari sejak lahir hingga usia 3 tahunan. Pola asuh yang didasari dengan pengetahuan yang memadai diharapkan akan mampu merangsang dan membuat potensi anak lebih optimal perkembangannya.

Homeschooling Prasekolah

Homeschooling para periode ini dilaksanakan dengan permainan yang menyenangkan dan lingkungan yang mendukung. Orang tua tak boleh mengajarkan materi yang bersifat akademis, seperti membaca, menulis, ataupun berhitung. Kalaupun ada penganalan ketiga kemampuan dasar ini sejatinya hanya untuk lebih pada pengenalan sebelum memasuki usia sekolah.

Homeschooling Usia Sekolah

Setelah anak memasuki usia sekolah atau di atas 6 tahun, homeschooling dilaksanakan dengan konsep dan kurikulum yang lebih terencana. Kegiatan belajar mengajar, materi, hingga fasilitas disesuaikan dengan kebutuhan anak. Orang tua juga perlu menyusun atau membuat kurikulum homeschooling agar kegiatan belajar di rumah lebih optimal dan nyaman.

Demikianlah ulasan tentang batasan usia homeschooling dan apa yang bisa dilakukan orang tua dalam menerapkan konsep sekolah mandiri tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *