3 Tipe Gaya Belajar Anak yang Sebaiknya Dikenali

3 Tipe Gaya Belajar Anak yang Sebaiknya Dikenali

3 Tipe Gaya Belajar Anak yang Sebaiknya Dikenali

Para orang tua yang ingin menerapkan homeschooling wajib mengenali . Mengenali dan memahami sangatlaah penting agar Anda lebih memahami cara menyampaikan materi ataupun kegiatan pembelajaran kepada anak secara lebih efektif.

Setiap anak tentunya memiliki cara belajar yang berbeda-beda. Hal tersebut pula yang membuat anak lebih mudah memahami apa yang disampaikan oleh gurunya. Sebagai seorang guru atau pendidik maka sangat penting mengetahui tipe gaya belajar anak agar lebih mudah menyampaikan materi yang diberikan sehingga dapat memberikan hasil kegiatan pembelajaran yang maksimal.

tipe gaya belajar anak

Apabila Anda tidak dapat menerapkan gaya pembelajaran yang tepat kepada peserta didik tentunya akan membuat anak sulit menangkap materi yang disampaikan. Oleh karena itu, ketahuilah bahwa ada anak yang suka belajar dalam keramaian, ada yang suka belajar dalam suasana sepi, dan ada anak yang suka belajar dengan aktif ataupun praktek dan sebaliknya. Dengan begitu Anda harus bisa menjadi pendidik yang bisa melengkapi cara belajar anak.

3 Tipe Gaya Belajar Anak

Sudahkah Anda memahami tipe gaya belajar anak yang memudahkan mereka dalam menerima setiap materi pelajaran? Untuk lebih memahaminya maka sebaiknya simak penjelasannya dalam uraian list yang terdapat di bawah ini.

1. Gaya Belajar Auditori

Apa itu gaya belajar auditori? dalam tipe belajar yang satu ini anak lebih mudah menerima pembelajaran dengan mengutamakan penedengarannya sehingga anak lebih senang menerima penjelasan langsung dari pendidik ataupun gurunya tanpa harus melihat materi faktual ataupun nyatanya.Dengan demikian guru memang harus lebih menjelaskan materi dengan lebih detail kepada anak dengan memberikan contohnya agar siswa lebih mudah memahami penyampaiannya.

2. Gaya Belajar Kinestetik

Berikutnya, tipe gaya belajar anak yang harus diketahui oleh pendidik yaitu anak juga ada yang lebih suka kegiatan pembelajaran yang lebih aktif atau disertai dengan adanya kegiatan praktek langsung. Terkadang guru salah mengartikan bahwa anak tersebut sangat berisik ataupun sulit diatur. Padahal anak tersebut memang lebih suka langsung mempraktekan kegiatan pembelajaran tersebut.

Tetapi, ciri anak dengan tipe pembelajaran tersebut tentunya memang lebih menyukai kegiatan pembelajaran yang tidak hanya materi saja tetapi disertai praktek seperti olahrga. Apabila Anda menjumpai anak yang memiliki tipe belajar kinestetik maka harus memberikan kebebasan untuk berekspresi.

3. Gaya Belajar Visual

Berikutnya gaya atupun tipe belajar yang disukai oleh anak-anak yaitu belajar dengan visualisasi. Jadi, anak akan lebih mudah memahami apabila disajikan langsung gambaran materinya menggunakan video ataupun gambar. Tanpa adanya visualisasi tersebut tipe anak yang satu ini akan sulit menerima materi pembelajaran.

Baca juga: Ijazah Homeschooling

Oleh karena itu, sebaiknya Anda memang mempersiapkan kegiatan pembelajaran yang juga diseratai dengan adanya media visual sehingga akan membuat anak lebih mudah memahami pembelajarannya. Contohnya, pendidik juga bisa menggunakan power point dengan tambahan gambar yang menjelaskannya.

Itulah seputar informasi mengenai tipe gaya belajar anak yang berbeda-beda sehingga pendidik dapat melengkapi kebutuhan belajar anak agar lebih mudah menerima materi.

Homeschooling merupakan model pendidikan yang berpusat pada kebutuhan dan potensi anak. Dengan lebih mengenal dan memahami kebutuhan anak, diharapkan materi pelajaran maupun pembelajaran yang dilakukan akan lebih efektif. Begitu pun dengan gaya belajar anak sudah semestinya dikenali sejak awal agar Anda sebagai orang tua maupun para pendidik bisa memilih dan menentukan metode atau model pembelajaran yang sesuai dengan potensi anak. Semoga informasi tentang tipe gaya belajar anak yang sebaiknya dikenali ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *